pasar

Di tengah situasi pasar yang belum pulih sepenuhya, para pengembang properti berloma-pertandingan untuk menggenjot penjualan demi memenuhi sasaran market sales.

Untuk itu, kreativitas dan penemuan dalam taktik pemasaran amat dibutuhkan. Pasalnya, konsumen ketika ini amat hati-hati dan selektif memakai dananya.

“Kreativitas dan penemuan marketing amat diperlukan bagi para pengembang jikalau berkeinginan mendobrak pasar properti nasional yang ketika ini sudah berkembang amat dinamis dan membikin kompetisi kian ketat,” ujar Country Manager Rumah.com Marine Novita.

“Hal ini absolut dijalankan para developer, sebab produk sebagus apa saja, jikalau dijual dengan taktik marketing yang masih bergaya konvensional, tentu tak akan dapat menjaring konsumen dengan optimal dan dalam waktu kencang, apalagi di ketika pasar masih agak lesu seperti ketika ini,” ia menambahkan.

Menghadapi keadaan ini, Paramount Land punya strategi marketing yang dianggap ampuh dalam menarik atensi pembeli.

Merupakan Block Party yang digelar setiap akhir minggu dengan memberikan peluang pada calon konsumen untuk memperhatikan dan menikmati seketika suasana kota Gading Serpong, fasilitas kota dan klaster-klaster yang dibangun sambil berkumpul santai bersama keluarga.

Vice Marketing Director Paramount Land, Muhammad Nawawi mengatakan, Block Party rupanya berhasil menyedot pembeli kepada produk properti yang dijual.

“Sebelumnya yang memperoleh reaksi konsumen luar umum ialah ketika peluncuran dan penjualan Latigo Village. Kami pikir ini taktik yang bagus, sebab amat terasa pergeserannya. Bila dahulu kami agresif beriklan di koran, Televisi, atau billboard, TV sekarang cara sederhana bahkan ada konsisten,” ujarnya.

Mengenai hasil, walhasil Rumah.com Nawawi kepada, “Meskipun tak sekali datang seketika closing, langsung tetapi calon konsumen butuh hadir ke dua kali acara lazimnya hingga walhasil untuk beli.”

Untuk Block Party menetapkan, diadakan untuk memuluskan penjualan Atlanta Village dan Boston Village. Kedua produk ini berada di lingkungan yang sudah berkembang telah.

“Kami menyediakan unit dengan desain baru, cepat untuk Atlanta Village (LB 82/LT 80 m2) dengan harga mulai Rp1,5 miliar. Padahal Boston Village tersedia sedangkan ukuran mulai LB 67m2 dan LB 78m2, dengan harga mulai Rp1,27 miliar,” imbuh Nawawi.