Kiat Penting Memilih Sekolah TK

International School

International School In Jakarta – Kini ini kian banyaknya TK (Taman Kanak-kanak), mulai dari TK yang masih standar nasional sampai TK yang berstandar Internasional. Kita sebagai orang tua pastinya mengharapkan semua sesuatu yang terbaik bagi si kecil- si kecilnya, terlebih urusan pengajaran bagi si kecil. Sebelum si kecil menjelang SD (Sekolah Dasar), pada biasanya orang tua yang si kecilnya masih berusia 4 tahun sampai 6 tahun akan mengajak si kecilnya untuk menimba ilmu di Taman Kanak-kanak. Taman Kanak-kanak ini kerap kali disebut pengajaran prasekolah.

Biasanya para orang tua mengalami linglung dikala akan menyekolahkan si kecilnya. Melainkan hal itu wajar terjadi karena orang tua mengharapkan pengajaran yang terbaik bagi si kecilnya. Termasuk memilih TK mana yang pas, karena kini ini pengajaran pra sekolah atau TK kerap kali dianggap amat penting sampai disejajarkan dengan pengajaran formal lainnya. Supaya anda tak linglung dalam memilih TK yang pas bagi si kecil anda sebaiknya anda mengamati sebagian kiat berikut ini:

1. Amati mutu guru yang ada pada Taman Kanak-kanak, mutu guru tak cuma sepatutnya menyandang gelar sarjana, tetapi guru Taman Kanak-kanak sepatutnya memiliki kecakapan dalam memancing si kecil supaya dia bisa aktif dalam berkreasi, serta guru juga sepatutnya dapat menstimulus bagaimana rasa keingintahuan si kecil. Kecuali itu observasi juga jumlah guru yang ada.

2. Pilihlah sarana serta fasilitas yang ada di TK. Sesuaikan dengan apa yang di butuhkan oleh si kecil, hal ini bisa memaksimalkan keperluan metode motorik, kognitif, sosial ataupun emoasi si kecil. Bukan bangunan yang mewah yang menjadi barometer tetapi kebersihan, keamanan serta manfaat itu sendiri.

Baca Juga: Repot Bayi Acap Ngompol? Pakai Sprei Waterproof, Atasi Ompol dan Bau Pesing
3. Pertimbangkan lokasi sekolah serta tatanan sekolah yang cukup aman. Pilih jarak tempuh kurang lebih 15 menit dari rumah anda supaya si kecil anda tak terlalu kecapean dikala hingga di sekolah.

4. Amati sebagian prasyarat, kebijakan sampai hukum sekolah hal yang demikian. Pilih sekolah dengan prasyarat penerimaan atau uang masuk sekolah yang masih masuk di logika. Tanyakan bagaimana program sekolah yang ditawarkan. Serta apakah muatan pembelajaran yang guru berikan sudah memastikan situasi si kecil ataukah belum.

5. Pilih sekolah yang menekankan kepada prinsip seperti belajar itu amat menyenangkan dan mengajari si kecil bahwa belajar itu yaitu sebuah cara kerja, bukan terpaku pada skor atau hasil akhir. – International School Jakarta

 

 

Kebingungan Memilih Sekolah? Amati Hal Ini

International School Jakarta – Kini ini ada kecenderungan, orang tua mencari sekolah yang menyediakan segalanya. Dalam arti, kecuali kesibukan ekstra kurikulernya banyak, fasilitasnya lengkap, dapat menyusun karakter, pengajaran agamanya kuat, dan seluruh utopia yang didambakan segala orang tua telah ada di satu sekolah itu. Dengan demikian, orang tua tinggal tahu beres.

Berdasarkan psikolog dan praktisi pengajaran, Dr. Rose Mini A. Prianto M.Psi, yang akrab disapa Bunda Romi ini, orang tua yang terjebak memaksa si kecil masuk sekolah unggulan, tanpa ingin memperhatikan apa hakekatnya yang ditawarkan oleh sekolah itu, seperti orang tua yang lepas tangan. Dia akan membayar berapa malahan di sekolah baik, agar dia tak perlu punya peran apa-apa lagi. “Walaupun, sebelum menetapkan sekolah terbaik untuk si kecilnya, sepatutnya memperhatikan ke dirinya dahulu. Seperti apa skor-skor yang dia terapkan di rumah?” sindir Romi.

Romi memberi anjuran untuk tak silau pada label sekolah unggulan. Sebab dalam memilih kurikulum sekolah, ada sebagian hal yang sepatutnya diamati.

Pertama, pilihlah yang cocok misi visi keluarga. Apakah itu sekolah berbasis agama, bilingual, atau lainnya. “Lihat filosofi keluarga seperti apa. Pastikan di rumah, Anda punya energi juga seperti penekanan sekolah yang dipilih. Bila si kecil masuk ke sekolah agama, di rumah penggunaan agama juga sepatutnya kuat. Semacam juga, jika si kecil masuk di sekolah berbahasa Inggris, di rumah juga setidaknya digunakan. Kalau di sekolah disiplinnya tinggi, apakah di rumah juga digunakan. Dengan kata lain, sepatutnya nyambung visi dan misinya.”

Kedua, memandangnya untuk rentang panjang. Sesudah SD, ingin SMP dan SMA-nya di mana. Dalam menetapkan kurikulum, jangan cuma dicari SD apa yang baik, tetapi nggak ada sambungannya. Walaupun, program apa malahan yang dipilih sepatutnya ada kesinambungannya.

Ketiga, apakah finansial kita mensupport atau tak. Ada kalanya, orang tua ngoyo memasukkan ke SD mahal, melainkan sesudah itu, ia nggak sanggup untuk melanjutkan sebab dananya nggak ada. “Sebaiknya orang tua sepatutnya ingin lebih realistis.”

Keempat, bagi si kecil berkebutuhan khusus, dapat tertampung keperluannya. Dengan demikian, si kecil dapat berkembang dengan lebih bagus.

Kelima, pertimbangkan jarak. Untuk sekolah TK dan SD, sebaiknya jarak sekolah tak terlalu jauh dari rumah. “Perhitungkan waktu perjalanannya. Privasi si kecil untuk tidur dan bangun pagi dapat jadi terganggu.” – International School InJakarta