Perkembangan teknologi pada masa kini merubah hal apapun, termasuk dunia perusahaan. Lingkungan kerja sudah menjadi modern dan fleksibel sehingga memudahkan pebisnis untuk melangsungkan pekerjaanya. Perusahaan sekarang hanya perlu mengandalkan teknologi internet untuk memenuhi kebutuhan bisnis. Oleh karena itu, banyak perusahaan yang beralih menggunakan kantor virtual.

Saat ini, sudah semakin banyak anak-anak muda di Indonesia yang menjadi pengusaha dan merintis perusahaan sendiri. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya pertumbuhan perusahaan-perusahaan start up yang tinggi sekitar 2.000 perusahaan. Kondisi tersebut juga didukung oleh perkembangan industri digital, begitu pula dengan tren kantor.

Virtual office kini menjadi tren bagi kalangan bisnis startup dimana pebisnis dapat mendapatkan harga sewa kantor yang murah mengingat harga gedung perkantoran yang terus melonjak. Lantas, apa perbedaan virtual office dan kantor konvensional?

Pertama, pada virtual office tidak memiliki ruang kerja yang nyata. Anda dapat bekerja dimana saja dan kapan pun yang menurut Anda dapat meningkatkan produktivitas kerja Anda, berbeda dengan kantor konvensional yang mempunyai ruang kerja secara fisik. Jika Anda bekerja di kantor konvensional, Anda pasti akan terpaku pada satu tempat untuk bekerja, namun Anda akan lebih fleksibel jika Anda memilih untuk bekerja di kantor visual.

Kedua, biaya yang dikeluarkan untuk membuat kantor virtual lebih sedikit karena pekerja akan membayar sendiri listrik karena mereka bekerja di luar sehingga dapat menghemat anggaran untuk meningkatkan efisiensi perusahaan. Pada kantor konvensional, Anda harus membayar biaya operasional seperti listrik, air, gaji karyawan, dan lain lain.

Ketiga, lokasi dari kantor konvensional sudah bersifat permanen. Namun, kantor visual merupakan kantor yang berlokasi di internet namun menyediakan alamat kantor yang bisa digunakan sebagai alamat promosi kantor. Tentunya, harus memilih lokasi kantor visual yang strategis untuk menarik minat calon klien untuk bekerjasama.

Terakhir, kantor virtual sudah menyediakan ruang kerja, ruang meeting, atau fasilitas yang didapatkan pada kantor konvensional dan tidak perlu membeli peralatan kantor seperti meja, kursi, pendingin ruangan, dan sebagainya.  Sedangkan, antor konvensional harus disediakan sendiri secara mandiri.

Bila Anda tertarik untuk sewa kantor visual Jakarta yang murah dan strategis, Anda dapat memilih Servio untuk menjadi solusi tepat bagi bisnis Anda. Silahkan kunjungi Servio.co.id untuk keterangan lebih lanjut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *